Senin, 05 Desember 2011

BAB 7 KOMUNIKASI DATA


A.    PENDAHULUAN
Ketika skala operasi bisnis berkembang, timbul kebutuhan untuk mengumpulkan data dan menyebarkan keputusan di area geografis yang tersebar luas. Komunikasi data memungkinkan komputer melaksanakan tugasnya.
Model dasar yang menggambarkan komunikasi antara manusia juga dapat berfungsi sebagai model untuk komunikasi data.
Ada banyak variasi dalam pengaturan jaringan komunikasi data, tetapi dasarnya adalah Jaringan Luas (Wide Area NetworkWAN), Jaringan Setempat (Local Area NetworkLAN), dan Jaringan Metropolitan (Metropolitan Area NetworkMAN). WAN yang pertama dibentuk untuk menyediakan jasa timesharing.

B.     PEMBAHASAN       
7.1  Komunikasi Data
Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet
Secara umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:
1.      Melalui Infrastruktur Terestrial     :     Menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa layanan yang termasuk teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).

2.      Melalui Satelit    :   Menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.


7.2  Model Komunikasi Dasar
Dalam bentuk sederhana, komunikasi berbasis komputer memiliki tiga tingkatan. Tingkat tertinggi, tingkat yang terdekat dengan pemakai, yaitu tingkat aplikasi. Ini bisa berupa perangkat lunak untuk mengirim e-mail melalui internet.
Tingkat selanjutnya adalah tingkat komputer yang membawa pesan e-mail itu ke saluran komunikasi. Tingkat terendah adalah saluran komunikasi kabel-kabel yang mentransmisikan pesan ke komputer lain di internet.

Topologi jaringan
Topologi jaringan  komputer  adalah bentuk perancangan baik secara fisik maupun secara logik yang digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer. Ada 3 Topologi  dasar jaringan komputer, yaitu sebagai berikut:
1.    Topologi Bus
Pada topologi linear bus semua PC (terminal) dihubungkan pada jalur data (bus) yang berbentuk garis lurus (linear). Sehingga, data yang dikirim akan melalui semua terminal pada jalur tersebut. Jika alamat data tersebut sesuai dengan alamat yang dilalui, maka data tersebut akan diterima dan diproses. Namun, jika alamat tidak sesuai, maka data akan diabaikan oleh terminal yang dilalui dan pencarian alamat akan diteruskan hingga ditemukan alamat yang sesuai.
Kelebihan:
   - hemat kabel
   -mudah dikembangkan
   - tidak membutuhkan kendali pusat
   - layout kabel sederhana
   - penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa
mengganggu       operasi yang berjalan.

Kelemahan:
    *deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
    *kepadatan lalu lintas tinggi
    *keamanan data kurang terjamin
    *kecepatan akan menurun bila jumlah user (pemakai) bertambah
    *diperlukan repeater untuk jarak jauh
2.      Topologi Ring
Pada topologi ring semua PC (terminal) dihubungkan pada jalur data (bus) yang membentuk lingkaran. Sehingga, setiap terminal dalam jaringan saling tergantung. Akibatnya, apabila terjadi kerusakan pada satu terminal, maka seluruh jaringan akan terganggu.

Kelebihan:
    -hemat kabel
    -tidak perlu penanganan bundel kabel khusus
    -dapat melayani lalu lintas data yang padat
Kelemahan:
    -peka kesalahan
    -pengembangan jaringan lebih kaku
    -lambat
    -kerusakan pada media pengirim/ terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan

3.    Topologi Star
Pada topologi star semua PC (terminal) dihubungkan pada terminal pusat (server) yang menyediakan jalur komunikasi khusus untuk terminal yang akan berkomunikasi. Sehingga, setiap pengiriman data yang terjadi akan melalui terminal pusat.
Kelebihan:
    1. paling fleksibel karena pemasangan kabel mudah
    2. penambahan atau pengurangan terminal sangat mudah dan tidak  mengganggu bagian jaringan yang lain
    3. kontrol terpusat sehingga memudahkan dalam deteksi dan isolasi kesalahan serta memudahkan pengelolaan jaringan.

Kelemahan:
    @ boros kabel
    @ kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
    @ perlu penanganan khusus bundel kabel

Selain ketiga topologi dasar di atas juga terdapat topologi lainnya yang merupakan hasil pengembangan dari ketiga topologi tersebut. Topologi yang lainnya tersebut, antara lain:
1. tree/ hierarkis –merupakan hasil dari gabungan topologi bus dan star yang bentuknya seperti pohon bercabang;
2. mesh –merupakan hasil dari gabungan topologi bus, star, dan ring;
3. web –setiap terminal dalam topologi ini dapat saling berhubungan dengan terminal lainnya melalui beberapa link

7.3  Komunikasi Data Pada Komputer
Komunikasi data adalah pergerakan data dan informasi yang dikodekan dari satu titik ke titik lain melalui peralatan listrik atau elektro magnetik, kabel serat optik (fiber optic cables), atau sinyal gelombang mikro (microwave signals). Istilah lain yang digunakan adalah teleprocessing, telekomunikasi, telecom dan datacom.
Seperti halnya komunikasi antar manusia, pesan komputer harus bergerak melalui suatu saluran. Banyak teknologi yang digunakan , tetapi yang umum adalah sirkuit telepon yang sama seperti yang digunakan untuk komunikasi suara. Misalnya satu saluran telepon standar dapat menyediakan 24 saluran.


7.4  Peralatan Komunikasi Data
Perangkat Keras Komunikasi
Modem
           Singkatan dari Modulator – Demodulator. Modem adalah alat yang mengubah sinyal-sinyal analog yang digunakan pada komunikasi telepon suara menjadi sinyal-sinyal digital dan sebaliknya. Komputer menggunakan komunikasi digital tetapi local loop komunikasi telepon menggunakan sinyal analog. Local loop mengacu pada koneksi kabel telepon.

Hub
Hub adalah suatu alat yang menerima paket data dari suatu komputer di salah satu ujung topologi star dan menyalin isinya ke seluruh alat lain. Hub dikenal sebagai manageable hub bila mampu memantau data yang melewati sambungan hub-hub port-dan mengatur koneksi agar pemakaian hub menjadi lebih efisien.

Router
Router adalah suatu alat yang menghubungkan banyak LAN. Ini adalah dasar untuk membentuk jaringan WAN. Router menambah fasilitas manajemen komunikasi. Tidak seperti hub yang hanya menyebarkan data ke suatu connection port, router dapat memproses informasi awal dari suatu paket dan menetukan data tersebut harus dikomunikasikan ke LAN yang mana.

Switch
Switch adalah peralatan yang menyaring komunikasi data yang tidak ditujukan pada suatu komputer di suatu jaringan tertentu serta mengendalikan rute ke komputer penerima. Switch, seperti router berhubungan dengan jaringan WAN. Switch dapat meningkatkan kecepatan transmisi komunikasi di suatu jaringan dengan menyaring komunikasi data menelusuri suatu jaringan yang tidak berisi komputer tujuan.


7.5  Software Komunikasi Data
Perangkat Lunak Komunikasi Data
      Seperti perangkat keras komputer, perangkat keras datacom tidak mempunyai arti apa-apa tanpa perangkat lunak komunikasi. Karena perangkat lunak memungkinkan semua unit perangkat keras datacom bekerja sebagai satu sistem. Sebagian besar perangkat lunak berada dalam host dan front end processor, dan sebagian dapat berada pada cluster control unit dan terminal.
Perangkat lunak yang berada pada host, berfungsi :
1.    Menempatkan pesan dalam suatu urutan tertentu berdasarkan prioritas.
2.    Mengamankan catatan (log) dari setiap terminal dan memeriksa apakah suatu terminal berwenang untuk mengerjakan tugas yang diminta.
3.    Menghubungkan jaringan datacom dengan sistem manajemen database
4.    Mengamankan gangguan sewaktu listrik pada dengan menyimpan status penyimpanan primer secara periodik.
Perangkat lunak dalam front end processor, berfungsi :
1.    Menanyai dan menentukan terminal secara berurutan apakah terminal tersebut ingin menggunakan saluran.
2.    Memelihara catatan dengan memberikan waktu dan tanggal pada tiap pesan dan penomorannya.
3.    Mengubah kode dari satu jenis peralatan (misalnya IBM ) kejenis lain (misal DEC).
4.    Menyunting data
5.    Menambah dan menghapus kode routing.
6.    Memelihara file historis, termasuk memulihkan dari gangguan.
7.    Memelihara statistik atas penggunaan jaringan.

7.6  Manajer Jaringan
Perencanaan jaringan
          Perencanaan jaringan terdiri dari semua kegiatan yang diarahkan untuk mengantisipasi kebutuhan jaringan perusahaan. Ini mencakup tiga komponen utama : perencanaan kapasitas, perencanaan staf, dan pemantauan kinerja. Perencanaan kapasitas menganalisis dan merencanakan volume lalu lintas yang dapat ditangani jaringan. Perencanaan staf membantu menentukan jumlah orang yang diperlukan untuk mengelola suatu jaringan dan tingkat keahlian yang diperlukan. Pemantauan kinerja menganalisis waktu respon pada suatu tingkat lalu lintas tertentu untuk mengantisipasi efek dan kemungkinan perubahan kinerja.

Pengendalian jaringan
            Pengendalian jaringan meliputi pemantauan jaringan setiap hari untuk memastikan bahwa jaringan tetap pada tingkat operasi yang diinginkan. Pengendalian jaringan meliputi prosedur-prosedur seperti deteksi kegagalan, isolasi kegagalan, dan pemulihan jaringan.
           Untuk mencapai dan memelihara pengendalian jaringan, perusahaan memerlukan standar operasi, strategi rancangan, prosedur pengendalian kegagalan, dan metodologi pemecahan masalah.

Manajer jaringan
           Manajer jaringan adalah orang yang bertanggungjawab merencanakan, menerapkan, mengoperasikan, dan mengendalikan jaringan komunikasi data pada perusahaan. Para spesialis ini dapat mencakup analisis jaringan yang melaksanakan fungsi yang sana seperti analisis sistem, hanya terbatas pada sistem yang beorientasi komunikasi, analis perangkat lunak yang memprogram dan memelihara perangkat lunak komunikasi data dan teknisi komunikasi data yang ahli dalam perangkat keras komunikasi data.

7.7  Peranan Komunikasi Data dalam Pemecahan Masalah
Komunikasi Data mempunyai pengaruh yang bersifat perorangan maupun organisasi dalam memecahkan masalah.
1. Pengaruh Perorangan
    Manajer berhubungan dengan CBIS dalam 5 dasar untuk
    memperoleh informasi pemecahan masalah :
1.        Menerima laporan berkala.
2.        Memasukkan query ke dalam database dan menerima laporan khusus ( special report).
3.        Memasukkan instruksi ke model matematis dan menerima hasil simulasinya.
4.        Menggunakan otomatisasi kantor untuk mengirim maupun menerima komunikasi informal.
5.        Memasukkan instruksi ke expert system dan menerima advice (nasehat)

2. Pengaruh Organisasi
Pada perusahaan yang menekankan pada penggunaan     keputusan masalah sentralisasi , semua keputusan dibuat     oleh manajemen puncak di kantor pusat. Komunikasi Data     memberikan arus data dari operasi organisasi yang tersebar luas     ke komputer kantor pusat. Dan sebaliknya komunikasi data juga     memberikan sumbangan dengan memberikan alat komunikasi     bagi keputusan manajemen puncak keseluruh bagian organisasi.
Pada perusahan yang menjalankan keputusan masalah     desentralisasi, manajemen puncak mendelegasikan     wewenangnya dalam pembuatan keputusan tertentu kepada     manajer tingkat bawahnya. Dengan demikian manajer tingkat di    bawahnya dapat memecahkan masalahnya sendiri karena dapat     mengakses komputer pusat dan menggunakan hardware,     software dan data yang biasanya berada di kantor pusat.

C.     KESIMPULAN
Dengan jaringan komunikasi data yang baik, suatu perusahaan dapat mengejar strategi pengambilan keputusan sentralisasi atau desentraliasi.
Pada sentralisasi pengambilan keputusan, semua keputusan penting dibuat oleh manajemen puncak di kantor pusat.  Pada desentralisasi pengambilan keputusan, manajemen puncak mendelegasikan wewenang untuk membuat keputusan kepada manajer tingkat yang lebih bawah.

D.    DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar