Rabu, 21 Maret 2012

"Tokoh Pewayangan"

Berikut saya ingin mendeskripsikan salah satu tokoh pewayangan Dewi Anggraini.
Anggraini



          Dalam Mahabharata, Anggraini adalah nama istri Prabu Ekalawya alias Palgunadi, Raja Negeri Nisada atau Paranggelung. Ia berwajah cantik karena merupakan seorang puteri apsari (bidadari) Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat setia, murah hati, baik budi, sabar, dan jatmika (selalu dengan sopan santun),menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Hanya Anggraini satu-satunya perempuan yang penah menolak cinta Arjuna.

         Suatu ketika dia pernah bertemu dengan Arjuna,walaupun sudah diberitahu kalau dia sudah bersuami,tapi Arjuna yang merasa dirinya yang paling tampan dan sakti tetap berusaha merayunya,bahkan memaksa dengan kekerasan. Suatu hari ketika Guru Dorna yang mengajar Bambang Ekalaya memanah, meminta  Bambang untuk memotong jarinya tangan kanannya sendiri yang memakai cincin sakti Mustika Ampali. Selain itu Dornajuga memecatnya sebagai muridnya. Belakangan ia mengetahui, Arjuna lah yang meminta Dorna melakukan hal-hal tersebut. Alasannya, Arjuna tidak ingin kemampuan memanahnya tersaingi dan ia juga menginginkan Dewi Anggraini menjadi istrinya. Bambang Ekalaya menantang Arjuna untuk berduel.Dalam perang tanding diantara keduanya,Bambang Ekalaya gugur. Arjuna dengan licik menipu hingga berhasil menghujamkan panahnya di dada Bambang Ekalaya.

             Dewi Anggraini menunjukkan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggrainimati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi  Anggraini tetap teguhcinta kesetiannya kepada suaminya. Sebagai wujud cintanya Arjuna kepada Dewi Anggraini ,maka  Raden Arjuna kemudian memakai nama Palgunadi sebagai nama lainnya atau disebut dasanama.

Sumber:





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar